Jumat, 30 Agustus 2024

Amalan Menjelang Pernikahan

*_JadilahPeloporKebaikan_*


 *🏘️ UNIVERSITAS* 

                 *KEHIDUPAN🌹*     


https://chat.whatsapp.com/LWOChwvsBJTJETf5WUe6iK

    

*ﺑِﺴْﻢِاللّٰهﺍﻟﺮَّﺣْﻤٰﻦِﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ*

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


*🏡 Amalan Menjelang Pernikahan*


By Ammi Nur Baits


Menjelang Pernikahan


Assalamualaikum ustadz .saya akAn menikah pada bulan mei..saya ingin melakukan tirakat dan amalan doa….supaya di beri kemudahan dan kelancaran di pernikahan saya nanti..tolong berikan solusinya kepada saya ustadz..terimakasih.wassalamualaikum wr.wb


Dari: Liya Saniyatul Adyan


Jawaban:


Wa ‘alaikumus salam Wa rahmatullah


Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,


Yang kami tahu, tidak ada amalan dalam bentuk ibadah khusus yang disyariatkan menjelang pernikahan. Istilah tirakat, mandi kembang, poso mutih, dst., hanyalah tradisi yang kemungkinan besar merupakan warisan budaya yang tidak jelas asal-usulnya. Terlebih semua ritual ini biasanya tidak lepas dari keyakinan dan mitos. Sudah selayaknya bagi anda seorang muslim yang beriman kepada Allah, agar anda menghindarinya sejauh-jauhnya.


Hanya saja, di sana ada beberapa yang bisa kami sarankan sebagai persiapan bagi anda yang hendak melangkah ke jenjang pernikahan,


Pertama, tanamkan niat yang baik ketika menikah


Nilai amal seorang mukmin, salah satunya ditentukan dari kualitas niatnya. Semakin baik niatnya, semakin sempurna nilai amalnya. Dari Umar bin Khatab Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى


Amal itu ada karena niat, dan pahala yang diperoleh seseorang sesuai apa yang dia niatkan. (HR. Bukhari no. 1, Muslim 5036, dan yang lainnya)


Tanamkan dalam diri anda, anda menikah dalam rangka mengikuti sunah para rasul. Karena Allah berfirman,


وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً


Sungguh Aku telah mengutus para rasul sebelum kamu, dan Aku jadikan untuk mereka istri dan keturunan. (QS. ar-Ra’du: 38).


Tanamkan pula bahwa anda menikah untuk mengikuti ajakan dan motivasi Rasul Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang telah bersabda,


النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِى فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِى فَلَيْسَ مِنِّى وَتَزَوَّجُوا فَإِنِّى مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ


“Nikah itu sunahku.. siapa yang tidak mengamalkan sunahku, bukan bagian dariku. Menikahlah, karena saya merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan seluruh umat.” (HR. Ibnu Majah 1919 dan dihasankan al-Albani).


Juga jangan lupa untuk menanamkan dalam diri anda, bahwa anda menikah dalam rangka memilih yang halal, menjaga kehormatan diri dan pasangan. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi jaminan yang berharga untuknya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَوْنُهُمُ الْمُجَاهِدُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِى يُرِيدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ الَّذِى يُرِيدُ الْعَفَافَ


Ada 3 orang yang berhak mendapatkan pertolongan dari Allah, (1) Orang yang berjihad di jalan Allah, (2) Budak mukatab yang ingin menebus dirinya untuk merdeka, dan (3) Orang yang menikah, karena ingin menjaga kehormatannya. (HR. Nasai 3133, Turmudzi 1756, dan dihasankan al-Albani).


Kedua, pelajari fiqh nikah


Semua orang butuh ilmu. Karena ini merupakan modal terbesar hamba untuk bisa menjalani hidup dengan selamat dan sukses. Dengan ilmu, orang akan terbimbing, apa saja yang harus dia kerjakan, dan apa yang harus dia tinggalkan.


Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan,


العلم خير من المال؛ العلم يحرسك و أنت تحرس المال


Ilmu lebih baik dari pada harta, ilmu menjagamu dan harta, kamu yang jaga. (Adab ad-Dunya wad Din hlm. 48 oleh al-Mawardi)


Alhamdulillah, saat ini telah banyak karya-karya para ulama tentang panduan pernikahan. Banyak yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.


Diantaranya, anda bisa pelajari buku-buku berikut,


Buku panduan nikah lengkap: Panduan lengkap nikah dari A sampai Z Buku panduan keluarga Sakinah Buku Bingkisan untuk Pengantin Buku Kado Pernikahan


Terutama bagian penting yang harus dikenali masing-masing, diantaranya,


Syarat sah dan rukun akad nikah. Sehingga anda yakin bahwa pernikahan anda sah. Kenali tanggung jawab masing-masing suami istri. Sehingga keluarga tidak menjadi sumber dosa bagi anda. Kenali fiqh perceraian. Bukan untuk diamalkan, namun agar orang tahu batasan kata-kata cerai, apa itu khulu’, dan bagaimana konsekuensi masing-masing. Betapa banyak mereka yang terjerumus pada perpecahan keluarga, sementara mereka tidak menyadarinya.


Ketiga, belajar untuk mulai dewasa


Setelah menikah, status anda telah berubah. Berapapun usia anda ketika menikah, anda dituntut untuk lebih cepat dewasa. Mulai pembelajaran diri itu sejak sebelum menikah. Tinggalkan kebiasaan kekanak-kanakan. Mulai belajar bangun subuh, atau bahkan sebelum subuh.


Belajar meninggalkan kebiasaan buruk, seperti bergadang bareng temen semalaman


Belajar meninggalkan hal yang tidak manfaat, seperti main PS


Termasuk calon istri, belajar dengan kesibukan rumah tangga


Belajar untuk tidak banyak jajan.


Pahami bahwa setelah anda menikah, orang yang anda hormati bertambah. Disamping orang tua, anda juga harus menghormati mertua. Posisikan masing-masing dengan benar, sehingga anda tidak akan mengecewakan pasangan anda karena gara-gara menyakiti orang tuanya.


Anda juga harus siap dengan benturan kepentingan. Hampir tidak ada rumah tangga yang bebas dari masalah. Menuntut anda untuk mulai belajar mengalah. Mengalah tidak sama dengan kalah. Mengalah berarti memberi kesempatan orang lain untuk mengambil hak anda. Agar anda lebih siap mengalah, yakini bahwa Allah akan membalas setiap kebaikan yang anda lakukan kepada keluarga anda. Sehingga anda tidak merasa itu sia-sia.


Keempat, merawat fisik untuk kebahagiaan rumah tangga, dianjurkan


Sekalipun ini bukan hal yang wajib, tapi ini bisa sangat ditekankan jika ini menjadi sebab keluarga makin harmonis. Karena islam menganjurkan terbentuknya keluarga yang harmonis, bahagia.


Karena itulah, masing-masing diajarkan agar bersikap romantis.


Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


تَزَوَّجُوا الْوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ


Nikahilah wanita yang subur dan romantis (HR. Ahmad 12613, Abu Daud 2052 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)


Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menganjurkan agar lelaki menjadi suami yang penyayang bagi istri dan keluarganya,


خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى


“Manusia terbaik di tengah kalian adalah orang yang sikapnya paling baik kepada keluarganya. Saya orang yangn sikapnya paling baik kepada keluargaku.” (HR. Turmudzi 4269, Ibnu Majah 2053, dan dishahihkan al-Albani).


Sebagaimana wanita dituntut merawat fisiknya untuk membahagiakan suami, lelaki juga diajurkan merawat dirinya dalam rangka membahagiakan istri.


Sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma mengatakan,


إنِّي أُحِبُّ أَنْ أَتَزَيَّنَ لِلْمَرْأَةِ , كَمَا أُحِبُّ أَنْ تَتَزَيَّنَ لِي الْمَرْأَةُ


Saya suka berhias di hadapan istri, sebagaimana saya suka istri saya berhias di depan saya. (HR. Ibnu Abi Syaibah 19608).


Kelima, iringi semua dengan doa dan tawakkal


Banyak orang yang merasa sangat resah menjelang pernikahan. Setumpuk kekahwatiran berjubel di hatinya.


Kami hanya menasehatkan, tanamkan rasa tawakkal kepada Allah, agar anda tidak dihantui dengan perasaan takut yang berlebihan. Kedepankan tawakkal ketika anda menghadapi kenyataan yang tidak pasti. Pasrahkan kepada Allah, dalam setiap upaya untuk kebahagiaan anda.


Dan inilah yang diajarkan oleh para sahabat, terutama bagi orang yang tidak PD ketika menikah.


Abu Said mantan budak Abi Usaid menceritakan,


Aku menikah, sementara aku berstatus seorang budak. Akupun mengundang beberapa orang sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diantaranya Ibnu Mas’ud, Abu Dzar, dan Hudzaifah. Ketika datang waktu shalat, mereka mempersilahkan diriku untuk menjadi imam. Seusai shalat, mereka mengajariku,


إذا دخل عليك أهلك فصل ركعتين ثم سل الله من خير ما دخل عليك وتعوذ به من شره ثم شأنك وشأن أهلك


Apabila kamu bertemu pertama dengan istrimu, lakukanlah shalat 2 rakaat, kemudian mintalah kepada Allah kebaikan dari semua yang datang kepadamu, dan berlindunglah dari keburukannya. Kemudian lanjutkan urusanmu dengan istrimu. (HR. Ibn Abi Syaibah 30352 dan dishahihkan al-Albani dalam Adab az-Zifaf).


Jangan lupa, perbanyak memohon kepada Allah agar Dia memberikan kebaikan bagi pernikahan anda. Kelancaran ketika akad nikah dan resepsi, dan ini yang paling menyita pikiran banyak orang.


Keberkahan setelah menikah, berkah di waktu senang maupun berkah di waktu susah.


Demikian, semoga bermanfaat.


*♻️ Suka artikel Motivasi, hidup dan kehidupan..?.*

Join-https://chat.whatsapp.com/LWOChwvsBJTJETf5WUe6iK


     ┅✹❁🍃🌺🍃❁✹┅


*💎Marii..bermu'amalah di jalan Allah, apa yang sekarang kita tanam, itu yang akan kita tuai nanti*. *بارك الله فيكم*

Dicari Teman Sahabat Dunia & Akhirat

 ➖

*DICARI TEMAN YANG BISA & MAU MEN-SHOLATKAN SAYA, KETIKA SAYA WAFAT*


*Duka  cita  di zaman sekarang*


*Karangan  Bunga  tidak menambah  apa-apa*


Ada  seseorang  yang  kami kenal, sebagai  seorang  yang  diberikan  kedudukan  yang  tinggi  di dunia  ini  di hadapan  manusia.  


Beberapa  waktu  yg  lalu...,  beliau  rahimahullah  wafat


Maa syaa Allooh..,  

selang  satu  jam tersiar  berita duka,  semua  masyarakat  bergerak. Tamu  berdatangan  ke rumah megahnya. Tidak  sampai  tiga jam,  jalan raya  di sekitar  rumah  duka,  penuh  degan  karangan  bunga  yg  tersurat  dari  rupa-rupa  orang besar  di negeri ini. 


*Jalanan  ditutup  untuk  umum, dijaga  oleh  polisi  militer.  Patroli  pengawal  disiapkan,  panitia  pengurusan  jenazah  didatangkan  khusus.*   


Keluarga  tidak  mau merepotkan  pengurusan  oleh  jamaah  Masjid. 


_Tak masalah_


Hingga  selesailah  jenazah  dikafani,  dan  siap  disholatkan.


*Di luar rumah orang  ratusan  sudah  berjejalan hadir.  Maka  diputuskan  jenazah  disholatkan  di masjid.*  


Segera  kami  siapkan, masjid siap,  jenazah  sudah  dihadapan  imam, tetapi.... 


yang  berbaris  dibelakang  imam  baru  enam  orang!  Subhanalloh,  kami  susul  para  pelayat  di luar  masjid. 


*"pak...,  bu...,  ayo  ambil  wudhu...!   Sholat  jenazah  mau  dimulai...!   Ayo  pak...!!",  kami menyeru.....  Namun, tamu-tamu  elite  dan  sosialita  ini  berujar  diluar  dugaan,  "ini susah buka sepatunya, dek...!"  atau  "kami  doakan  saja...,  dek dari  sini,  timpal  ibu  yg  lain  sambil  bercermin  ke kaca  mobil.*  


Subhanallah, kami berseru  tetangga-tetangga  kampung  kami  yg  sama-sama  hadir  menyaksikan  prosesi  megah ini, "pak...,  bu...,  Ayo...!  Cepet  wudhu...!  Ayo  pak...,  diminta  keikhlasannya...!!" 


Bapak  ibu  tetangga  kami  ini  hanya  menggeleng,  *sambil  tersenyum, "nggak dek...,* 


*Malu  Banyak  orang  besar!*  Kami  terhenyak  menyerah...


*Akhirnya  kami  kembali  kedalam  masjid, yang  saat  itu  terhimpun  sekitar 11  orang √  yang kemudian  kami   bagi  menjadi  tiga  shaf.*  Jenazah  pun  dishalatkan. 


Semoga  Allooh  mengampuni  almarhum...,  menyayangi  beliau...,  dan  memasukkan  beliau  ke dalam  Syurga-Nya  yang  penuh  kenikmatan. 



*Ibrah  Bagi  Yang  Hidup*


*mulailah hari ini dan seterusnya*


*Berkawanlah  dengan  mereka  yang  pada  waktunya,  ikhlas  menyalatkan  jenazah  kita...,  bahkan  walau pun  harus  menempuh  jarak.*  


*Mereka  yang  ikhlas  mau  mendo'akan  ampunan  Allooh  bagi  kita  ketika  jasad  ini  sudah  kaku.*


*Berdekatanlah  dengan  mereka  yang  benar-benar  menyayangi  kita  Dunia-Akhirat.*


*Karena  karangan  bunga  tidak  menambah amalan kita.....*


*Takziah  dan  ikut  men-shalatkan  jenazah  serta  mendo'akan  itulah  yang  paling  utama.....*


*Carilah  teman  ta'at  Dunia- Akhirat  supaya  kelak  kita  tidak  hanya  menerima  kiriman  karangan  bunga...*

*Karena rizki terakhir kita di doakan dalam shalat jenazah.*


*Reminder diri, sudah kah kita mempunyai teman seperti ini ?*


Semoga dan In Syaa Allah...


*Saudara²ku, kalau saya berpulang duluan titip saya di shalatkan ya ?!* 

*Syukron* 


Renungkan Semua kita Akan kembali kepada Allah. 


Barokallohu fiikum

Sabtu, 24 Agustus 2024

Saat Pintu-Pintu Langit dibuka

Bismilahirohmanirohim



❤️Wasilah  1837


*SAAT PINTU~ PINTU LANGIT DIBUKA* 


📌Seorang hamba dapat berdoa kapan saja dan Allah pun berjanji akan mengabulkan doa dari hamba2-Nya. Tetapi Allah Ta'ala dan Rasulnya ﷺ telah menginformasikan saat-saat pintu langit terbuka, 


📌yang mana pada waktu itu jika suatu doa dipanjatkan, maka besar peluang bagi doa tersebut akan dikabulkan, di antaranya adalah :


👉🏻(01). Saat Berkumandangnya Adzan


إذا نُودي بالصلاةِ فُتِّحتْ أبوابُ السماءِ ، واسْتُجيبَ الدعاءُ


📌"Apabila adzan telah dikumandangkan, maka pintu2 langit dibuka dan doa diijabah" (HR. Ath-Thayalisi dan Abu Ya'la, hadits dari Anas bin Malik, lihat Shahiihul Jaami' no. 818)


👉🏻(02). Saat Iqamah Dikumandangkan


إذا ثُوِّب بالصلاةِ فُتِحَتْ أبوابُ السماءِ ، و استُجيبَ الدُّعا


📌"Jika iqamah shalat telah dikumandangkan, maka pintu-pintu langit dibuka dan doa pun dikabulkan" (HR. Ahmad, hadits dari Jabir, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 260)


👉🏻(03). Saat Shalat Sunnah Qabliyah Zhuhur


أنَّ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليْهِ وسلَّمَ كان يُصلِّي أربعًا بعدَ أن تَزولَ الشَّمسُ قبلَ الظُّهرِ وقال : إنَّها ساعةٌ تُفْتَحُ فيها أبوابُ السَّماءِ ، فأُحِبُّ أن يصعَدَ لي فيها عملٌ صالِحٌ


📌"Bahwasanya Rasulullah ﷺ shalat 4 rakaat setelah matahari tergelincir sebelum shalat zhuhur, beliau bersabda : "Ini adalah waktu di mana padanya pintu2 langit dibuka, 


📌maka aku ingin ada amal shalihku yang naik pada saat itu" (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi, hadits dari Abbullah bin as-Saa'ib, Shahiihut Targhiib no. 587)


مَنْ حَافَظَ عَلَى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرُمَ عَلَى النَّارِ


📌"Barangsiapa yang menjaga empat rakaat sebelum zhuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah akan mengharamkan atasnya (masuk) Neraka” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi, hadits dari Ummu Habibah, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 584)


👉🏻(04). Saat Menanti Di Antara 2 Shalat


📌Abdullah bin ‘Amr رضي الله عنه berkata : 

"Kami shalat maghrib bersama Rasulullah ﷺ, dan di antara kami ada yang pulang dan ada juga yang tetap berada di masjid. Lalu tiba-tiba Rasulullah datang tergesa-gesa dan nafasnya pun tersengal-sengal sambil mengangkat kainnya hingga terlihat lututnya. Beliau bersabda : 


أَبْشِرُوا هَذَا رَبُّكُمْ قَدْ فَتَحَ بَابًا مِنْ أَبْوَابِ السَّمَاءِ يُبَاهِي بِكُمُ الْمَلاَئِكَةَ يَقُولُ انْظُرُوا إِلَى عِبَادِي قَدْ قَضَوْا فَرِيضَةً وَهُمْ يَنْتَظِرُونَ أُخْرَى


📌"Bergembira

lah kalian ! Ini Rabb kalian telah membuka salah satu pintu dari pintu-pintu langit, Dia membanggakan kalian di hadapan para Malaikat seraya berfirman :


📌 "Lihatlah para hamba-Ku, mereka telah menunaikan shalat fardhu dan mereka sedang menunggu (shalat) yang berikutnya" (HR. Ibnu Majah no. 801 dan Ahmad II/186, Shahiihut Targhiib no. 445 dan Silsilah ash-Shahiihah no. 661)


👉🏻(05). Saat Di Pertengahan Malam


تُفْتَحُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ نِصْفَ اللَّيْلِ فَيُنَادِي مُنَادٍ : هَلْ مِنْ دَاعٍ فَيُسْتَجَابَ لَهُ ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَيُعْطَى ؟ هَلْ مِنْ مَكْرُوبٍ فَيُفَرَّجَ عَنْهُ ؟ فَلا يَبْقَى مُسْلِمٌ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ إِلا اسْتَجَابَ الله لَهُ إِلا زَانِيَةٌ تَسْعَى بِفَرْجِهَا أَوْ عَشَّارٌ


📌"Pintu-pintu langit dibuka pada saat tengah malam, lalu ada penyeru yang akan berseru : "Adakah orang yang telah berdoa, sehingga doanya akan dikabulkan ? Adakah orang yg meminta, sehingga dia akan diberi ? Adakah orang yang dalam kesulitan, hingga ia akan diberi jalan keluar darinya ?" Maka tidak ada seorang muslim yang berdo'a dengan sebuah doa, melainkan Allah mengabulkan doanya; 


📌kecuali pelacur yang menjual dirinya atau 'asysyaar" (seorang yang mengambil harta manusia secara batil dengan memanfaatkan kekuasaan dan kedudukannya, seperti orang yang melakukan pungutan liar dengan cara meminta upeti atau cukai, pajak 1/10)" (HR. Ahmad dan ath-Thabrani, hadits dari Utsman bin Abil 'Aash, Shahiihut Targhiib no. 786)


✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar

Simak dan Jawab Setiap Kalimat Adzan

*Bismillah. ..*

_SIMAK DAN JAWAB SETIAP KALIMAT ADZAN,_ 

ALLAH AKAN👉🏾 _SIMAK DAN JAWAB DOA DOAMU_


STOP mengobrol.

Simak dan jawablah setiap kalimat kalimat Adzan , Allaah SWT juga akan menyimak dan menjawab  doa doamu.


Adzan adalah panggilan agar _segera  datang mendekat kepada Allaah dengan melakukan Sholat._


Sholat adalah jalan  untuk mendapatkan  kemenangan dan kemudahan hidup Dunia dan Akhirat;


حى على الفلاح

_*"Mari meraih kemenangan" dengan cara melakukan Sholat.*_


Jika, _Adzan dikumandangkan,_ stop lah👉🏾 semua kegiatan dan dengarkan Adzan. Bahkan jika sedang mengaji, asyik membaca Al-Quran pun dihentikan untuk menyimak dan menjawab setiap untaian kalimat kalimat Adzan.


Hentikan mengobrol, hentikan rapat, dan simaklah kalimat demi kalimat Adzan dan dijawab, jangan didiamkan tanpa menyahut.


TRUE STORY:


1. Kata Adzan    اذان  adalah akar kata Udzun   اذن  bermakna "Telinga". 


Maka, saat Adzan dikumandangkan, pasanglah telinga baik baik, sampai Adzan selesai. 


Setelah Adzan selesai, langsung angkat kedua tangan BERDOA.


Kata Sholat juga bermakna "Doa".

Isi Sholat semuanya adalah Doa. 


Maka, jika  Sholat, berarti sedang berdoa.  


Sungguh Sholat itu nikmat dirasakan jika Sholat dilakukan dengan tenang, khusyuk, tidak tergesa gesa, dan saat membaca bacaan Sholat, fikiran tekun menghayati maknanya.


Rasulullah SAW mengingatkan;


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: 

إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاَةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لاَ يَسْمَعَ التَّأْذِينَ. فَإِذَا قَضَى النِّدَاءَ أَقْبَلَ، حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلاَةِ أَدْبَرَ، حَتَّى إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ، حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ: اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ، حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لاَ يَدْرِي كَمْ صَلَّى. (رواه البخارى رقم ٥٧٣).


"Jika Adzan dikumandangkan, Setan berlari menjauh sambil buang angin (terkentut kentut ketakutan) membuat Setan tidak mendengar suara Adzan. 


Jika Adzan selesai, Setan pun  kembali. Apabila Iqamah dikumandangkan Setan  menjauh lagi, jika Iqamah telah selesai dikumandangkan, Setan kembali lagi, lalu Setan menyelinap masuk ke dalam hati dan fikiran orang orang seraya berkata: 'ingatlah banyak hal';  hal ini dan hal itu, menggangu pikiran sehingga membuat orang ingat apa apa yang  tidak terpikirkan sebelumnya. 

(Setan terus  menggoda fikiran) hingga orangpun lupa sudah berapa rakaat yang sudah ia laksanakan dalam shalatnya".

(Hadis Sahih Riwayah Al-Imam Al-Bukhari No.573).


POINTERS:


1. Hadist di atas  menjelaskan bahwa👉🏾 _Setan saja yang pemberani itu, yang berani menantang Tuhan,_👉🏾 _*sangat takut pada suara Adzan sehingga berlari menjauh dari Tuhan,*_ maka semestinya orang yang BERIMAN jauh lebih peduli pada suara Adzan untuk segera berlari MENDEKAT pada Tuhan.


2. Jangan pernah abaikan Adzan, agar Allaah tidak abaikan padamu.


3. Jika mendengar _suara Adzan,_ segeralah👉🏾 tinggalkan semua aktivitas/ pekerjaan dan segera berwudhu. 

Jadikan hal ini sebagai kebiasaan sehari hari, agar dijauhi dari gangguan Setan.


4. Kosongkan hati dan pikiran dari hal hal Duniawi, fokuskan pada kalimat demi kalimat Adzan, kemudian fokus soal Sholat,  agar tidak digoda oleh Setan. 


 _Jangan pernah abaikan Adzan,_ agar 👉🏾 _Allaah SWT tidak abai pula pada doa doamu._


5. Orang yang tidak menyimak dan tidak juga menjawab setiap kalimat kalimat Adzan,👉🏾 adalah lebih nakal dari Setan.


Mari berdoa, agar Allaah SWT  senantiasa membimbing kita untuk selalu eling  mengingat Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allaah SWT:

Jumat, 23 Agustus 2024

Dialog Bung Karno

*_Assalamu'alaikum wr wb ....._*                               *Dialog Bung Karno dan Prof Dr Kadirun Yahya Agar Terhubung Dengan Tuhan*


Satu ketika *Bung Karno* bertemu dengan seorang ahli fisika yang juga ulama sufi, *Prof Dr Kadirun Yahya*. Ada perbincangan menarik yang sarat hikmah dalam pertemuan itu. Bung Karno bertanya tentang cara agar dapat terhubung dengan Tuhan.


Prof Dr Kadirun Yahya saat itu menjabat Rektor Universitas Panca Budi, Medan.


Beliau bersama rombongan diterima di beranda Istana Merdeka (sekitar Juli 1965) bersama *Prof Ir Soemantri Brodjonegoro*, *Prof dr Syarif Thayib*, Bapak *Suprayogi*, *Admiral John Lie*, *Jendral (Pol) Sucipto Yudodiharjo* (Kapolri), dan Duta Besar Belanda.


“Wah, pagi-pagi begini saya sudah dikepung oleh tiga profesor-profesor,” 


kelakar Bung Karno ketika menyambut Prof Kadirun Yahya beserta rombongan. Kemudian Presiden Soekarno mempersilakan rombongan tamunya untuk duduk.


“Profesor Kadirun Yahya silakan duduk dekat saya,” pinta Presiden Soekarno kepada Prof Kadirun Yahya, terkesan khusus.


“Professor, _ik horde van jou al sinds 4 jaar, maar nu pas onmoet ik jou, ik wou je eigenlijk iets vragen_ (saya dengar tentang engkau sudah sejak 4 tahun, tapi baru sekarang aku ketemu engkau, sebenarnya ada sesuatu yang akan aku tanyakan padamu),” kata Bung Karno dengan bahasa Belanda.


“Ya, tentang apa itu Bapak Presiden?”. 


“Tentang sesuatu hal yang sudah kira-kira 10 tahun, saya cari-cari jawabannya, tapi belum ketemu jawaban yang memuaskan. Saya sudah bertanya pada semua ulama dan para intelektual yang saya anggap tahu. Tetapi semua jawabannya tetap tidak memuaskan saya”.


“Lantas soalnya apa bapak Presiden?”. 


“Saya bertanya terlebih dahulu tentang yang lain, sebelum saya majukan pertanyaan yang sebenarnya” jawab Bung Karno.


“Baik Presiden,” kata Prof Kadirun Yahya. 


“Manakah yang lebih tinggi, Presiden atau Jenderal atau Profesor dibanding dengan surga?” tanya Presiden.


“Surga” jawab Prof Kadirun Yahya.


“ _Accoord_ (setuju),” jawab Bung Karno. Bung Karno pun bertanya untuk soal berikutnya. 


“Lantas manakah yang lebih banyak dan lebih lama pengorbanannya antara pangkat-pangkat dunia yang tadi dibanding dengan pangkat surga?” tanyanya.


“Untuk presiden, jenderal, profesor harus berpuluh-puluh tahun berkorban dan mengabdi pada Negara, nusa dan bangsa atau pada ilmu pengetahuan.


Sedangkan untuk mendapatkan surga harus berkorban untuk Allah segala-galanya.


Berpuluh-puluh tahun terus menerus, bahkan menurut agama Hindu atau Budha harus beribu-ribu kali hidup dan berabdi, baru barangkali dapat masuk Nirwana,” jawab Prof Kadirun.


"_Accoord_,” kata Bung Karno. 


“ _Nu heb ik je te pakken_ Professor (sekarang baru dapat kutangkap engkau Profesor),” lanjut Bung Karno. Tampak mukanya cerah berseri dengan senyumnya yang khas.


Dan kelihatannya Bung Karno belum ingin cepat-cepat bertanya untuk yang pokok masalah. 


“Saya cerita sedikit dulu” kata Bung Karno. 

“Silakan Bapak Presiden”. 


“Saya telah melihat teman-teman saya meninggal dunia lebih dahulu dari saya, dan hampir semuanya matinya jelek karena banyak dosa rupanya.


Sayapun banyak dosa dan saya takut mati jelek. Maka saya selidiki Al-Qur'an dan Al-Hadis bagaimana caranya supaya dengan mudah hapus dosa saya dan dapat ampunan dan bisa mati tersenyum.”


“Lantas saya ketemu dengan satu Hadis yang bagi saya berharga. Bunyinya kira-kira sebagai berikut: Rasulullah SAW bersabda:


Seorang wanita penuh dosa berjalan di padang pasir, bertemu dengan seekor anjing dan kehausan. Wanita tadi mengambil gayung yang berisikan air dan memberi minum anjing yang kehausan itu.


Hai para sahabatku. Lihatlah, dengan memberi minum anjing itu, hapus dosa wanita itu dunia dan akhirat. Ia ahli surga”. 


“Nah Profesor, tadi engkau katakan bahwa untuk mendapatkan surga harus berkorban segala-galanya, berpuluh-puluh tahun untuk Allah baru dapat masuk surga. Itupun barangkali.


Sementara sekarang seorang wanita yang berdosa dengan sedikit saja jasa, itupun pada seekor anjing pula, dihapuskan Tuhan dosanya dan ia ahli surga. _How do you explain it_ Professor?” tanya Bung Karno lanjut.


Profesor Kadirun Yahya terlihat tidak langsung menjawab. Ia hening sejenak. Lantas berdiri dan meminta kertas. 


“Presiden, _U zei, det U in 10 jaren’t antwoord niet hebt kunnen vinden, laten we zien_ (Presiden, tadi bapak katakan dalam 10 tahun tak ketemu jawabannya, coba kita lihat), mudah-mudahan dengan bantuan Allah dalam 2 menit saja saya coba memberikan jawabannya dan memuaskan,” katanya.


Keduanya adalah sama-sama eksakta, Bung Karno adalah seorang insinyur dan Profesor Kadirun Yahya adalah ahli kimia/fisika.


Di atas kertas Prof Kadirun Yahya mulai menuliskan penjelasannya. 10/10 = 1 ; “Ya” kata Presiden. 


10/100 = 1/10 ; “Ya” kata sang Presiden. 

10/1000 = 1/100 ; “Ya” kata Presiden. 


10/10.000 = 1/1000 ; “Ya” kata Presiden. 

10 / ∞ (tak terhingga) = 0 ; “Ya” kata Presiden. 


1000.000 … / ∞ = 0 ; “Ya” kata Presiden. 

(Berapa saja + Apa saja) /∞ = 0; “Ya” kata Presiden. 


Dosa / ∞ = 0 ; “Ya” kata Presiden.


"Nah…” lanjut Prof, 1 x ∞ = ∞ ; “Ya” kata Presiden 


½ x ∞ = ∞ ; “Ya” kata Presiden. 

1 zarah x ∞ = ∞ ; “Ya” kata Presiden. 


“… ini artinya, sang wanita, walaupun hanya 1 zarah jasanya, bahkan terhadap seekor anjing sekalipun, mengkaitkan, menggandengkan gerakannya dengan yang Maha Akbar.”


“Mengikutsertakan yang Maha Besar dalam gerakan-gerakannya, maka hasil dari gerakannya itu menghasilkan ibadah yang begitu besar, yang langsung dihadapkan pada dosa-dosanya, yang pada saat itu juga hancur berkeping-keping.


Ditorpedo oleh pahala yang Maha Besar itu. 1 _zarah_ x ∞ = ∞ Dan, Dosa / ∞ = 0. “ _Ziedaar hetantwoord_, Presiden (Itulah dia jawabannya Presiden),” jawab Kadirun Yahya meyakinkan.


Bung Karno diam sejenak dan kemudian mengatakan “ _Geweldig_ (hebat)”.Bung Karno pun semakin penasaran. Masih ada lagi pertanyaan yang ia ajukan. “Bagaimana agar dapat hubungan dengan Tuhan?” katanya.


Profesor Kadirun Yahya menjawabnya dengan lugas. “Dengan mendapatkan frekuensi-Nya. Tanpa mendapatkan frekuensi-Nya tak mungkin ada kontak dengan Tuhan.” 


“Lihat saja, walaupun 1 mm jaraknya dari sebuah _zender_ radio, kita letakkan radio dengan frekuensi yang tidak sama, maka radio kita itu tidak akan mengeluarkan suara dari _zender_ tersebut.


Begitu juga dengan Tuhan, walaupun Tuhan berada lebih dekat dari kedua urat leher kita, tak mungkin ada kontak jika frekuensi-Nya tidak kita dapati,” jelasnya.


“Bagaimana agar dapat frekuensi-Nya, sementara kita adalah manusia kecil yang serba kekurangan ?” tanya Bung Karno.


“Melalui isi dada Rasulullah SAW,” jawab Prof Kadirun.


“Dalam Hadits Qudsi berbunyi yang artinya : Bahwasanya Al-Quran ini satu ujungnya di tangan Allah dan satu lagi di tangan kamu, maka peganglah kuat-kuat akan dia,” lanjutnya.


Prof menyambung, “Begitu juga dalam QS Al-Hijr ayat 29, Maka setelah Aku sempurnakan dia dan Aku tiupkan di dalamnya sebagian rohKu, rebahkanlah dirimu bersujud kepadaNya”. 


“Nur Ilahi yang terbit dari Allah sendiri adalah tali yang nyata antara Allah dengan Rasulullah. Ujung Nur Illahi itu ada dalam dada Rasulullah. Ujungnya itulah yang kita hubungi, maka jelas kita akan dapat frekuensi dari Allah _Subhanahu Wa Ta’ala_,” kata Prof melanjutkan.


“Lihat saja sunnatullah, hanya cahaya matahari saja yang satu-satunya sampai pada matahari. Tak ada yang sampai pada matahari melainkan cahayanya sendiri.


Juga gas-gas yang saringan-saringannya tak ada yang sampai matahari, walaupun _'edelgassen'_ seperti Xenon, Crypton, Argon, Helium, Hydrogen dan lain-lain.


Semua vacuum! Yang sampai pada matahari hanya cahayanya karena ia terbit darinya dan tak bercerai siang dan malamnya dengannya. Kalaulah matahari umurnya 1 (satu) juta tahun, maka cahayanyapun akan berumur sejuta tahun pula.


Kalau matahari hilang maka cahayanyapun akan hilang. Matahari hanya dapat dilihat melalui cahayanya, tanpa cahaya, mataharipun tak dapat dilihat”.


“Namun cahaya matahari, bukanlah matahari - cahaya matahari adalah getaran _transversal_ dan _longitudinal_ dari matahari sendiri (Huygens),” jelas Prof Kadirun.


Prof Kadirun Yahya menyimpulkan, “Dan Rasulullah adalah satu-satunya manusia akhir zaman yang mendapat Nur Ilahi dalam dadanya. Mutlak jika hendak mendapatkan frekuensi Allah, ujung dari nur itu yang berada dalam dada Rasulullah harus dihubungi.”


“Bagaimana cara menghubungkannya, sementara Rasulullah sudah wafat sekian lama?” tanya Bung Karno. 


Prof Kadirun Yahya menjawab, “Memperbanyak shalawat atas Nabi tentu akan mendapatkan frekuensi Beliau, yang otomatis mendapat frekuensi Allah.


Tidak kukabulkan doa seseorang, tanpa shalawat atas Rasul-Ku. Doanya tergantung di awang-awang (HR. Abu Daud dan An-Nasay).


Jika diterjemahkan secara akademis mungkin kurang lebih: “Tidak engkau mendapat frekuensi-Ku tanpa lebih dahulu mendapat frekuensi Rasul-Ku,” jelas Kadirun.


Mendengar itu, sontak Bung Karno berdiri. _“You are wonderful”_ teriaknya. Pada akhir perbincangan tersebut, Bung Karno merangkul kedua tangan profesor sembari berkata: 


“Profesor, doakan saya supaya dapat mati dengan tersenyum di belakang hari nanti.”


Sumber: _Biografi Prof. Dr. H. Kadirun Yahya_

Kamis, 22 Agustus 2024

Jalan Meraih Berkah

*السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته*

*Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh*

    🌹🍁🍀


*☘️~RENUNGAN JUM'AT DINI HARI - 18 SHAFAR*

        *1446 H~☘️*


 *🌴~Jalan Meraih*

*BERKAH~🌴*


~Alhamdulillah washshalatu wassalaamu ‘ala Rasulillah....

~Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, *(اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِ الْعالَمِينَ)*..

~Shalawat dan salam senantiasa kita sampaikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam *(صلى الله عليه و سلم)*, kepada keluarganya dan para sahabatnya..


*🌻~SECARA UMUM KATA BERKAH MENGANDUNG ARTI KEBAIKAN, KEMAJUAN, SEHAT DAN SEJAHTERA..*


~Oleh karena itu kita berusaha dengan berbagai cara untuk mendapatkan keberkahan itu, antara lain menjadi orang bertakwa dengan melakukan shalat, bersedekah, dan mampu memaafkan kesalahan orang lain..

~Dalam bahasa Arab, *BAROKAH ( البركة)*  atau BERKAH adalah  berkembangnya atau bermakna  bertambah sesuatu...


*~Sedangkan makna berkah dalam Al-Qur’an dan hadis adalah langgengnya kebaikan, kadang bertambah kebaikan, atau bisa kedua-duanya...*

*(Kamus Al-Munawwir, 1997: 78)*


*🌺~MENURUT IMAM AL-GHAZALI, BERKAH ADALAH BERTAMBAHNYA KEBAIKAN..*

*(Imam Al-Ghazali, Ensiklopedia Tasawuf: 79)*


~Sementara para ulama mendefinisikan berkah sebagai  segala sesuatu yang banyak dan melimpah, meliputi berkah secara material dan spiritual, seperti kesehatan, ketenangan, keamanan, harta, usia, dan anak...

~Jadi, pada intinya berkah adalah  langgengnya kebaikan atau bertambahnya kebaikan..


*🌹.1~Allah Ta'ala berfirman dalam Alquran surat Al 'Araf ayat 96 :*


*وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَٰتٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْض*ِ   َ 


*~"Seandainya penduduk negeri  beriman dan bertaqwa, niscaya  Kami buka keberkahan dari langit dan bumi untuk mereka"..*

*(QS.  Al 'Araf: 96)*  


*🌹.2~Al Khazim menafsirkan bahwa  keberkahan langit adalah hujan, dan  keberkahan bumi adalah tumbuh2an dan buah2an serta apapun yang mengandung kebaikan di bumi, seperti hewan2, keamanan, makanan, pakaian, dan lain2..*


~Semua itu merupakan kebaikan Allah kepada hambanya..

~Hujan merupakan berkah karena dengan hujan tanah menjadi subur dan tanaman tumbuh subur yang merupakan berkah bagi hewan sebagai sumber makanannya..

~Demikian juga tanaman buah-buahan dan sayuran tumbuh subur menjadikan berkah bagi manusia..

~Tempat atau rumah ibadah yang pertama kali dibangun Allah Ta'ala, mengandung  berkah bagi manusia dan alam semesta..


*🌹.3~Dituliskan oleh Allah SWT dalam Alquran surat Ali 'Imran ayat 9 :*


*إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَٰلَمِينَ* 


*~"Sesungguhnya rumah yang pertama kali dibangun adalah di Mekah (Ka'bah) yang  mengandung berkah dan petunjuk bagi alam semesta"..*

*(QS. Ali Imran: 9)*


~Keberkahan di sini karena beribadah (shalat) di Masjid ini (Masjidil Haram) pahalanya berlipat ganda dibanding beribadah (shalat) di Masjid lain...


*🌸~BERKAHNYA HARTA  TERGANTUNG DARI BAGAIMANA CARA KITA MENCARI HARTA TERSEBUT..*


~Harta yang berkah dicari dengan cara yang baik, sedangkan YANG TIDAK BERKAH dicari dengan cara yang tidak baik..

~Sehingga harta yang sedikit tetapi berkah lebih baik daripada harta yang banyak tetapi TIDAK BERKAH...

~Demikian sepintas tentang jalan MERAIH BERKAH, yang dapat ditempuh/dicapai antara lain dengan : 

~Menjadi orang yang bertakwa dengan melakukan shalat, bersedekah, dan mampu memaafkan kesalahan orang lain..


*~SEMOGA BERMANFAAT..*


*والله أعلم بالصواب*


*Wallahu a’lam bish-shawab...*


*☘️~WILUJENG NETEPAN TAHAJJUD PARAWARGI...*

*~Lanjut Tadarus jangan lupa Al Kahfi nya....*

*~Mugi Urang Sadayana Aya Dina Inayah Allah Subbhahanahu Wa Ta 'Alla tur Salamina ngalimpahkeun Anugrah, Berkah, Rachmat Miwah Taufik..*


*والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته*

*Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh*

*Pasir Impun -*

*23 Agustus2024*

         🌹🍁🍀

40 Kata Mutiara Abu Bakar RA

Assalamu'alaikum,  .. ngeHikmah ..

🙏🙏


Semoga bermanfaat. .. 

🙏🙏


*40 Kalimat Mutiara Abu Bakar Ash-Shiddiq, Jadikan Inspirasi dan Motivasi Hidup*


Anisa Rizki Febriani - detikHikmah

Senin, 12 Agu 2024 09:30 


Jakarta - Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang juga termasuk Assabiqunal Awwalun. Ia merupakan sosok yang sangat dekat dengan sang nabi.


Menukil dari buku Abu Bakar Ash-Shiddiq RA tulisan Abdul Syukur Al-Azizi, Abu Bakar merupakan keturunan bani Taim. Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai bin Ghalib bin Fihr At-Taimi Al-Quraisy.


Ayah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA adalah Utsman bin Amir atau biasa dikenal dengan Abu Quhafa. Sementara itu, ibunya bernama Salma binti Sakhr bin Amir atau Ummyu Al-Khair.


Sosok yang juga merupakan Khulafaur Rasyidin pertama itu sering berkata bijak semasa hidupnya. 


Berikut kata-kata mutiara Abu Bakar Ash-Shiddiq RA yang bisa dijadikan motivasi hidup seperti dikutip dari buku Kumpulan Kata Bijak Khulafaur Rasyidin tulisan Amir Mubarak.


Kata-kata Mutiara Abu Bakar Ash-Shiddiq RA :


1. "Ilmu pengetahuan ialah kehidupan pikiran."


2. "Mau bersusah payah untuk menghilangkan penderitaan orang lain ialah esensi sejati dari kemurahan hati".


3. "Waspadalah terhadap kebanggaan, sebab kalian akan kembali ke tanah dan tubuhmu akan dimakan oleh cacing".


4. "Orang yang mengharapkan surga harus bisa belajar untuk berbuat baik kepada sesama manusia".


5. "Semakin banyak ilmu yang kamu miliki, maka semakin besar pula ketakwaanmu terhadap Allah SWT".


6. "Ialah hal yang memalukan bahwa seekor burung justru bangun lebih awal daripada kamu di pagi hari".


7. "Jika kamu mengharapkan berkah dari Allah SWT, maka bersikap baiklah kepada hambanya".


8. "Memang sulit untuk bersabar, tapi menyia-nyiakan pahala dari sebuah kesabaran itu jauh lebih sulit".


9. "Kami diuji dengan kesusahan, maka kami sabar, ketika kami diuji dengan kesenangan dan kemewahan, hampir-hampir kami tidak sabar".


10. "Siapa yang menjauhkan diri dari sifat suka mengeluh maka berarti ia mengundang kebahagiaan".


11. "Kebenaran terbesar ialah kejujuran, dan kepalsuan terbesar ialah ketidakjujuran".


12. "Jangan memandang rendah kepada setiap muslim, bahkan orang yang paling lemah imannya sekalipun ialah besar di mata Allah SWT".


13. "Aku ialah manusia biasa dan aku bukanlah manusia yang terbaik diantara kamu. Apabila kalian lihat perbuatanku benar, maka ikutilah aku. Tapi bila kalian lihat perbuatanku salah, maka betulkanlah".


14. "Tidak ada manfaat dari uang jika tidak dibelanjakan di jalan Allah SWT. Tidak ada kebaikan dalam diri seseorang jika kebodohannya mengalahkan kesabarannya".


15. "Amal kebajikan ialah pengawal yang akan menjaga kita melawan serangan penderitaan".


16. "Aku membenci penghuni rumah tangga yang membelanjakan atau menghabiskan bekal untuk beberapa hari dalam satu hari saja.


17. "Salah satu dosa terburuk ialah seseorang yang menganggap remeh dosanya".


18. "Semoga aku menjadi pohon yang ditebang kemudian digunakan "


19. "Tidak ada pembicaraan yang baik, jika tidak diarahkan untuk memperoleh ridho Allah SWT".


20. "Tidak boleh seorang muslim menghina muslim yang lain. Yang kecil pada kamu muslim ialah besar pada sisi Allah SWT"


21. "Agama buat kehidupan di akhirat, harta buat kehidupan di dunia. Di dunia, orang yang tidak berharta berasa susah hati. Tetapi orang yang tidak beragama merasa lebih sengsara."


22. "Waspadalah terhadap diri sendiri. Setiap diri manusia punya keinginan dan jika engkau memenuhi keinginan itu, dirimu akan terus-menerus berada dalam kesesatan."


23. "Jadilah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, tumbuh di tepi jalan. Dilempar buahnya dengan batu, tetapi tetap dibalas dengan buah."


24. "Pria yang pemalu dan sederhana adalah karakter yang menakjubkan, namun wanita yang pemalu dan sederhana itu lebih menakjubkan lagi."


25. "Barang siapa yang memasuki kubur tanpa membawa bekal yaitu berupa amal shalih maka keadaannya seperti orang yang menyeberangi lautan tanpa menggunakan perahu."


26. "Dia yang membangun masjid di jalan Allah SWT, maka Allah SWT membangun rumah untuknya di surga."


27. "Ada kebesaran dalam rasa takut akan Allah SWT, kepuasan dalam beriman kepada Allah SWT, dan kehormatan dalam kerendahan hati."


28. "Jika nasehat yang baik tidak memberikan pengaruh bagi perubahan seseorang, maka ketahuilah bahwa hatinya itu kosong."


29. "Semakin banyak ilmu yang kamu miliki, maka semakin besar pula ketakwaanmu terhadap Allah."


30. "Salah satu dosa terburuk adalah seseorang yang menganggap remeh dosanya."


31. "Waspadalah terhadap diri sendiri. Setiap diri manusia punya keinginan dan jika engkau memenuhi keinginan itu, dirimu akan terus-menerus berada dalam kesesatan."


32. "Seseorang yang takut untuk menangis, maka dia pun harus belajar untuk bersikap baik terhadap orang yang menangis."


33. "Sesama muslim seharusnya hidup seperti layaknya saudara."


34. "Ilmu pengetahuan adalah sumber hidup pikiran."


35. "Setiap segala sesuatu itu ada kelebihannya. Maka janganlah suka meremehkan dan merendahkan."


36. "Adalah hal yang memalukan bahwa seekor burung bangun lebih pagi daripada dirimu di pagi hari."


37. "Manusia tahu bahwa dirinya itu lemah, namun anehnya dia terus menerus tidak taat kepada Dia (Allah) Yang Maha Kuat."


38. "Dengan mengerjakan salat, seseorang akan mendapat penjagaan dari Allah SWT di muka bumi ini."


39. "Aku ingin menjadi rumput saja, supaya dimakan oleh kuda (karena sangat ngerinya akan siksaan Allah)."


40. "Kita menemukan kedermawanan dalam takwa (kesadaran akan Allah), kekayaan dalam yaqin (kepastian), dan kemuliaan dalam kerendahan hati."


Itulah kumpulan kata-kata bijak Abu Bakar Ash-Shiddiq RA semasa hidupnya. 


Semoga dapat menjadi bagian dari motivasi hidup. ....

Aamiin Aamiin YRA.. 🤲🙏🙏