JUMLAH PENGUNJUNG : ***** SELAMAT DATANG ***** di BLOG : NUR ALI MUNTARI *****

good hits
Websites Statistics Tool *** = [ BERITA ] = *** Hari ini :
*** SELAMAT DATANG DI WEBSITE / BLOG : NUR ALI MUNTARI <***> MUNTARI Info Com <***> Berbagi Informasi untuk Kemaslahatan Umat *** Terima Kasih atas Kunjungan Anda ***
"Subhanallah", Maha Suci Allah ~ "Alhamdulillah", Segala Puji bagi Allah ~ "Allahu Akbar", Allah Maha Besar ~ "La illaaha illallah", Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah ~ Laahaula walakuwwata illabillahil 'aliyyil 'adzim ~ Allahumma solli ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad ~ Astaghfirullah hal adzim wa atuubu illaihi

Kamis, 28 Mei 2026

Sholat Khusoma

 *SHOLAT KHUSOMA*

▪Sholat khusoma bertujuan untuk membebaskan diri dari tuntutan musuh pada hari kiamat. 

Dinamakan khusoma, karena berfaidah untuk melepaskan segala bentuk tuntut menuntut dengan musuh-musuh atau pertengkaran diantara keluarganya (yakni, anak tidak akan menuntut kepada orang tuanya begitupun sebaliknya) akibat suatu permusuhan yang pernah dilakukan semasa hidup di dunia.

▪Bentuk shalatnya adalah empat rakaat dengan sekali salam. Adapun cara melaksanakannya adalah sebagai berikut:

○ Pada Rakaat pertama membaca : 

Surah Al-Fatihah 1x 

Surah Al-Ikhlas 10x 

○ Pada Rakaat kedua membaca: 

Surat Al-Fatihah 1x 

Surat Al-Ikhlas 10x 

Surat Al-Kafirun 3x 

○ Pada Rakaat ketiga membaca: 

Surat Al-Fatihah 1x 

Surat Al-IKHLAS 10x 

Surat Al-hakimut-Takasur 1x 

○ Pada Rakaat ke empat 

membaca: 

Surah Al-Fatihah 1x 

Surah Al-Ikhlas 15x 

Ayatut Kursi 1x 

Kemudian setelah selesai memohonlah kepada Allah agar Allah Ta'ala menerima shalatnya itu dan menjadikan pahalanya orang-orang yang pernah bermusuhan dengannya, baik yang memusuhinnya ataupun yang dimusuhi.

▪Shalat ini hanya dikerjakan khusus pada salah satu dari tujuh waktu yang telah ditentukan berikut ini yaitu: 

1. Pada malam pertama dari bulan Rajab 

2. Pada malam nisyfu [pertengahan] Sya'ban 

3. Pada hari Jum'at terakhir bulan Ramadhan 

4. Pada Hari Raya Idhul Fitri 

5. Pada Hari Raya Haji 

6. Pada Hari Wukuf di padang 'Arafah 

7. Pada Hari Asyura' yaitu sepuluh Muharam.

"Barangsiapa mengerjakan shalat khusoma dengan cara dan pada waktu tersebut, maka dia akan dilepaskan Allah dari segala tuntut menuntut dengan musuh musuhnya. Dan Allah Ta'ala yang akan mengatasi segala persoalannya dengan mereka."

Itulah ke tujuh waktu untuk mengamalkan Shalat ini. Selain dari waktu yang tersebut, tidak disarankan melaksanakannya. 

Sumber kitab:

-الغنية لطالبى طريق الحق جزء الثانى

Karya Asyekh Abdul Qodir Aljaelani ra (pimpinan para wali).

والله اعلم بالصواب .

Rabu, 20 Mei 2026

Lentera Cinta


*Mencoba mengupas secara spiritual lirik lagu Nicky Astria yang berjudul "Lentera Cinta"*


"Seribu kali kucoba menghindari

Seribu kali kucoba tak kembali

Namun langkahku menjadi kian pasti

Menatap bayangmu dalam cinta yang semu 

Seribu kali 'ku menatap gambarmu

Seribu kali 'ku menyebut namamu

Hasrat padamu kian mendesak kalbu

Namun selalu aku merasakan

Tak mampu"



Penjabaran lirik tersebut ke dalam realitas spiritual di mana kehinaan masa lalu perlahan terkikis oleh cahaya Ilahi:


​_1. Pergumulan Batin dan Rasa Hina yang selalu Menghantui_

​"Seribu kali kucoba menghindari"

"Seribu kali kucoba tak kembali"


​Makna Spiritual: Di tahap awal kesadaran, sentuhan cahaya Ilahi justru sering kali memunculkan rasa malu yang teramat sangat (haya'). Hamba yang menyadari betapa kotor dan penuh dosa masa lalunya akan merasa tidak pantas untuk mendekat kepada Yang Maha Suci.

​Realitasnya: Ia mencoba lari dari panggilan ibadah, mencoba menolak tarikan spiritual, karena ketakutan dan rasa hina yang masih mendominasi. Ego manusianya berusaha menghindar dari transformasi, karena mendekat kepada Cahaya berarti harus siap melihat seluruh noda masa lalunya terekspos.


​_2. Daya Tarik Hidayah yang Tak Terbantahkan_

​"Namun langkahku menjadi kian pasti"

"Menatap bayangmu dalam cinta yang semu"


​Makna Spiritual: Separah apa pun manusia merasa hina, Cahaya Ilahi memiliki daya tarik yang absolut. Semakin ia lari, semakin Tuhan mendekat.

​Realitasnya: Langkah yang "kian pasti" adalah bentuk penyerahan diri. Kesadaran akan dosa masa lalu mulai terkikis, bukan karena ia lupa, melainkan karena keagungan kasih sayang Tuhan menutupi rasa hina tersebut. 

Frasa "cinta yang semu" melambangkan kesadaran baru bahwa segala kecintaan pada dunia dan dosa di masa lalu hanyalah ilusi semata, bayangan kosong jika dibandingkan dengan Cinta Sejati Tuhan.


​_3. Dzikir dan Peleburan Masa Lalu_

​"Seribu kali 'ku menatap gambarmu"

"Seribu kali 'ku menyebut namamu"


​Makna Spiritual: Ini adalah representasi dari Muraqabah (merasa selalu diawasi dan menatap kebesaran Tuhan) dan Dzikir (menyebut nama Tuhan secara berulang).

​Realitasnya: Hati yang dulunya disibukkan oleh perilaku yang merusak atau kenikmatan maksiat, kini beralih fokus. Menyebut nama-Nya ribuan kali mengikis habis identitas masa lalu yang penuh kehinaan. Hati manusia itu ibarat cermin kotor; dzikir dan mengingat Tuhan adalah proses menggosok cermin tersebut hingga kembali memantulkan cahaya-Nya.


​_4. Puncak Kepasrahan dan Penyatuan (Mahabbah)_

​"Hasrat padamu kian mendesak kalbu"

"Namun selalu aku merasakan"

"Tak mampu"


​Makna Spiritual: Kerinduan kepada Sang Khalik kini telah mengambil alih seluruh ruang di dalam hati. Hasrat untuk dekat dengan Tuhan mendesak keluar segala keraguan dan sisa-sisa trauma masa lalu.

​Realitasnya: Perasaan "tak mampu" di akhir lirik bukanlah bentuk keputusasaan, melainkan puncak dari kesadaran tauhid dan ketidakberdayaan seorang hamba (Faqir). 

Ia menyadari bahwa dengan amalannya sendiri, ia tidak akan pernah mampu membalas cinta Tuhan. Rasa "tak mampu" ini adalah bentuk kepasrahan total (tawakkal). Ego, kesombongan, bahkan rasa hina atas masa lalunya telah lebur sepenuhnya, yang tersisa hanyalah pengakuan mutlak atas kebesaran dan kasih sayang Tuhan yang menaunginya.


​_Kesimpulan:_

Melalui kacamata spiritual, lirik ini merekam transisi yang indah. Rasa hina akibat masa lalu yang awalnya membuat seseorang ingin "menghindari" Tuhan, pada akhirnya disembuhkan oleh Hidayah. 

Masa lalu itu tidak dihapus dari ingatan, tetapi kehilangan kekuatannya digantikan oleh kerinduan dan kepasrahan total karena manusia menyadari bahwa pengampunan dan cinta Tuhan jauh lebih besar dari dosa-dosanya.


Maha Suci Allah dengan segala Kuasa-Mu

Senin, 13 April 2026

Resep Awet Muda

 *'RESEP AWET MUDA'.*             

*Warga* : 

'Pak..njenengan niku pangsiunan ning koq tasih seger lan sumringah, terus resèp-é nopo ?'

*Pangsiunan*: 

'Yaa Olahraga !'

*Warga* : 

'Nopo yèn ming olahraga thok, saged marakké semangat lan sumringah ta Pak ?'

*Pangsiunan* :

'Mergo, nang jerone rogo sing SEHAT kuwi, anané jiwo sing kuwat."

*Warga* : 

'Ooh ngaten taa ... 

Trs Bapak olahraga-né nopo ?'

*Pangsiunan* :

'BOLA !!'

*Warga* : 

'Waah....

- Bola sepak ?

- Bola tenis ? 

- Bola volley ? 

- Bola basket ? 

Sing pundi niku pak ?'

*Pangsiunan* :

'DUDUUU !!!'

*Warga* : 

'Loh, lha terus bola nopo Pak ?'

*Pangsiunan* : 

Yaa....

Bola bali reunian.

Bola bali kumpul kanca

Bola bali dolan bareng 

Bola  bali njajan bareng

Bola bali Guyonan

Bola bali WA nan.

😁😁😄😄👍👍👍💪💪

Santai Sejenak

 *Santai sejenak yuuukkk,*

AYO PODHO NDELOK NOMER HP NE DEWE2,

3 ONGKO SING BURI DEWE. TERUS TERAPNO KARO ONGKO NING NGISOR IKI. 

OJO NGGUYU DISEK! 

OJO LALI NGGOWO PULPEN NGGO NULIS!

WIS SELAMAT MENCOBA...!


Ambil 3 angka terakhir nomor HP mu, kemudian disambung jadi kalimat.


ANGKA PERTAMA :

0 = lagi leyeh-leyeh

1 = lagi merenung

2 = lagi bobok

3 = lagi adus

4 = lagi nyiapake buko

5 = lagi nunggu bedug

6 = lagi kathokan

7 = lagi asyik nyanyi

8 = lagi selonjoran

9 = lagi enak² turu..


ANGKA KEDUA :

0 = aku di oyak-oyak

1 = aku ditagih utang

2 = aku digendhong

3 = aku digolek'i

4 = aku dicemplungke kali karo

5 = aku ditraktir

6 = aku dibalang tahu karo

7 = aku dipentung

8 = aku diambung

9 = aku dipenthelengi


ANGKA TERAKHIR : 

0 = wong ganteng 

1 = ibu kosku

2 = satpol pp

3 = bakul sayur

4 = wong ayu

5 = wong kenthir 

6 = tukang kredhit

7 = dukun bayi

8 = bojoku dewe

9 = mertuwo

10=saat ini saya sedang cari uang tunai


Selamat mencoba! 


Hasil kalimatnya dishare yaaa...

gak usah malu... 

ben rame grup e...

ben sing kurang sehat ndang cepet sehat...

sing sehat tambah semangat...


Contoh: 

 763--> lagi asyik nyanyi aku dibalang tahu karo bakul sayur 


Monggo... dicoba.. dan ditunggu hasile 😛😁😂 santai sejenak sebelum  berlayar ke pulau kapuk😊

Minggu, 29 Maret 2026

Informasi Penting Bagi Lansia

 *INFORMASI PENTING BAGI LANSIA* 

Para Lanjut Usia (lansia) dan anak yang merawat lansia harap menyimpan artikel ini untuk waspada atas kejadian2 yg membahayakan atau potensi cacat dihari tua.

Sebuah studi di Amerika Serikat menyebutkan lebih dari 51%  orang lanjut usia jatuh karena naik tangga.

Para ahli menyarankan setelah berusia 65 tahun (lansia) untuk TIDAK melakukan 10 tindakan di bawah ini :


1. Lansia dilarang naik tangga dgn tergesa gesa

2. Lansia dilarang terlalu cepat menoleh/membalikkan badan

3. Lansia dilarang membungkuk menyentuh telapak kaki

4. Lansia dilarang mengenakan celana sambil berdiri

5. Lansia dilarang sit up

6. Lansia dilarang memutar pinggang ke kiri dan kanan

7. Lansia dilarang berjalan mundur

8. Lansia dilarang membungkuk untuk mengangkat barang berat

9. Lansia dilarang mendadak berdiri meninggalkan ranjang atau tempat tidur

10. Lansia dilarang mengejan/ngeden terlalu keras


Bagikan kepada banyak lansia : sebuah gerakan untuk mencegah 20.000 orang lansia meninggal dunia setiap tahunnya di AS.

Setelah berusia 65 tahun 

usahakan tidak melakukan 10 tindakan tersebut di atas.


ADA 4 MACAM PENGETAHUAN SEDERHANA UNTUK LANSIA :


1. Lansia tersedak makanan.

2. Lansia salah bantal.

3. Lansia kram kaki.

4. Lansia kaki kesemutan.


Ini adalah pengetahuan yg dapat menolong lansia dan diri sendiri.

Cara pertolongan sebagai berikut :


1. *TERSEDAK MAKANAN*

( *keselek* )

Anda hanya perlu  mengangkat tangan.

Dengan mengangkat tangan ke atas kepala maka makanan yg tersangkut di tenggorokan akan turun dengan sendirinya. 


2. *SALAH BANTAL*

Kadangkala ketika bangun tidur, salah bantal, yaitu merasa nyeri di leher. Apa yg harus dilakukan ketika salah bantal? Ketika merasa salah bantal, hanya perlu mengangkat kaki, kemudian tarik ibu jari kaki dan pijat dgn memutar searah atau berlawanan arah jarum jam.


3. *KRAM KAKI*

Ketika kram kaki kiri, angkat tangan kanan tinggi2, ketika kram kaki kanan, angkat tangan kiri tinggi2, segera akan terasa lebih enak.


4. *KAKI KESEMUTAN*

Ketika kaki kiri kesemutan, ayun telapak tangan kanan dgn sekuat tenaga, ketika kaki kanan kesemutan, ayun telapak tangan kiri dgn sekuat tenaga.


Jangan simpan saja info ini. Silahkan berbagi. Siapa tahu  dapat menyelamatkan lansia atau cacat dihari tua.

Sering2 bertobat dan perbanyak zikir kalau bisa sesuai dgn tarikan nafas 

*Salam Sehat selalu*

*Semoga Bermanfaat*


*TANDA-TANDA MAU STROKE*

Dalam sebuah Pesta, Seorang Suami datang bersama Istrinya, dan  tiba-tiba Sang Istri tersandung & jatuh. Sang Istri meyakinkan semua orang, bahwa dia baik-baik saja, hanya tersandung Batu karena sepatu barunya.

Sang Istri bersama Suaminya tetap hadir di Pesta itu sepanjang malam. 

Beberapa waktu kemudian, Suaminya menelpon, bahwa Istrinya dibawa ke Rumah Sakit & tepat jam 6 (enam) pagi meninggal dunia. 

Sang Istri terkena serangan _*Stroke*_ saat pesta. Kalau saja diantara mereka ada yang tahu bagaimana mengenali orang mau kena _*Stroke,*_ kemungkinan Sang Istri masih bisa hidup. 


*Seorang Neurolog* menyatakan, bahwa Penderita _*Stroke*_ *dalam 3 jam pertama* serangan dapat sembuh total sama sekali, jika dengan cepat dapat mengenali gejala, mendiagnosa & membawa Pasien untuk  pengobatan Ahli


 *sesegera mungkin. Jangan lewat dari 3 jam, karena dapat terjadi kerusakan permanen.*


*CARA MENGENALI STROKE*

Menghafal *S - B - A* : 

Para Dokter menyatakan orang terdekat dengan Si Penderita dapat mengenali _*Stroke*_ dengan menanyakan 3 pertanyaan sederhana. 

Ingat 3 Langkah *"S-B-A"*, yaitu :

☝️ *S ~ Senyum*

Minta Penderita untuk tersenyum. Kalau Pipi miring, maka ada *Kelumpuhan Saraf,* ini gejala _*Stroke.*_

✌ *B-Bicara*

Minta Penderita untuk berbicara kalimat singkat.

*Misalkan :*

*"Aku mau minum..!!"* atau apa saja. 

Kalau omongannya _*pelo,*_ ini gejala _*Stroke.*_

🤟 *A - Angkat 2 Lengan* 

Minta Penderita untuk mengangkat *Kedua Lengan*. 

Kalau tidak bisa mengangkat tangannya berarti ada kelumpuhan, ini sedang jalan proses menuju _*Stroke.*_

✍ *Jika ada salah satu Gangguan yang tampak dalam melakukan S-B-A ini*, maka segera panggil *Ambulans* & ceritakan keadaan ini kepada Petugas. 

*Cara lain untuk mengenali _Stroke_*

adalah : 

*Minta orang tsb menjulurkan lidahnya.*

Jika *"Bengkok"* menyimpang ke satu arah, ini juga merupakan suatu tanda dari mau _*Stroke.*_

Jika Anda dapat mengirimkan _*Whatsapp*_ ini kepada sedikitnya 10 orang, maka paling tidak ada 1 nyawa yang dapat diselamatkan.

Percayalah ini akan bekerja baik menolong seseorang. Tak ada yang tahu seseorang akan terkena _*Stroke*_ suatu hari nanti. 

🙏

Salam Sehat

Semoga Bermanfaat....

Rabu, 11 Maret 2026

Hati Yang Hidup

  *"PELAJARAN BESAR SAHABAT ABU BAKAR MEMBACA AL QUR'AN"*

Tangisan Abu Bakar Saat Mendengar Wahyu

Di antara para sahabat yang paling mulia dan paling dekat dengan hati Nabi Muhammad ﷺ adalah sahabatnya yang setia, Abu Bakar as-Siddiq radhiyallahu ‘anhu.

Ia bukan hanya sahabat pertama yang membenarkan dakwah Rasulullah ﷺ, tetapi juga seseorang yang memiliki hati yang sangat lembut. Hatinya begitu hidup dengan iman hingga setiap kali mendengar ayat-ayat Al-Qur’an, air matanya sering tidak mampu dibendung.

Tangis Abu Bakar bukan tangisan kelemahan. Itu adalah tangisan iman—tangisan yang lahir dari hati yang benar-benar mengenal Allah.

________________________________________

•> Hati yang Cepat Tersentuh oleh Wahyu

Pada masa-masa awal Islam di kota Makkah, Rasulullah ﷺ sering membacakan ayat-ayat Al-Qur’an kepada para sahabat secara sembunyi-sembunyi.

Mereka berkumpul di rumah Al-Arqam ibn Abi al-Arqam, tempat yang menjadi pusat dakwah Islam pada masa itu.

Di ruangan sederhana itulah Rasulullah ﷺ membacakan wahyu yang baru turun.

Suasana sering kali sangat hening.

Para sahabat duduk dengan penuh khusyuk, mendengarkan setiap kata yang keluar dari lisan Rasulullah ﷺ.

Di antara mereka, Abu Bakar sering menundukkan kepala.

Matanya mulai berkaca-kaca.

Ketika ayat-ayat tentang keagungan Allah, hari kiamat, surga, dan neraka dibacakan, dadanya terasa bergetar.

Tak lama kemudian air mata mulai mengalir di pipinya.

Kadang ia berusaha menahan tangisnya.

Namun ayat-ayat Al-Qur’an seakan langsung menyentuh hatinya.

Dan akhirnya tangisan itu pun pecah.

________________________________________

•> Tangisan yang Membuat Orang Lain Ikut 

   Menangis

Suatu hari Rasulullah ﷺ membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang hari kebangkitan.

Suara Rasulullah ﷺ terdengar lembut namun penuh kekuatan.

Para sahabat mendengarkan dengan diam.

Tiba-tiba terdengar suara tangisan.

Itu adalah Abu Bakar.

Tangisnya begitu tulus hingga membuat sebagian sahabat lain ikut meneteskan air mata.

Mereka merasakan bahwa ayat-ayat itu bukan sekadar bacaan.

Itu adalah peringatan dari Allah untuk seluruh manusia.

________________________________________

•> Abu Bakar Membaca Al-Qur’an di Rumahnya

Pada masa penindasan kaum Quraisy di Makkah, kaum muslimin sering mengalami gangguan dan penyiksaan.

Namun Abu Bakar tetap membaca Al-Qur’an dengan penuh kecintaan.

Ia pernah membuat tempat kecil di halaman rumahnya untuk shalat dan membaca Al-Qur’an.

Setiap kali ia membaca Al-Qur’an, suaranya dipenuhi tangisan.

Air matanya terus mengalir.

Suara tangisnya bahkan terdengar hingga ke jalan.

Banyak wanita dan anak-anak Quraisy berhenti untuk mendengarkan bacaannya.

Mereka tertegun.

Sebagian merasa heran melihat seorang lelaki yang begitu tersentuh oleh ayat-ayat yang dibacanya.

Hal itu bahkan membuat para pemimpin Quraisy khawatir, karena mereka takut orang-orang mulai tertarik kepada Islam.

________________________________________

•> Ketika Abu Bakar Menjadi Imam

Menjelang akhir kehidupan Rasulullah ﷺ di kota Madinah, Rasulullah ﷺ pernah jatuh sakit.

Pada saat itu beliau meminta agar Abu Bakar menggantikannya menjadi imam shalat.

Ketika mendengar hal itu, putrinya Aisyah binti Abu Bakar berkata kepada Rasulullah ﷺ:

“Wahai Rasulullah ﷺ, Abu Bakar adalah seorang yang sangat lembut hatinya. Jika ia menggantikan engkau menjadi imam, ia akan menangis ketika membaca Al-Qur’an sehingga orang-orang tidak dapat mendengar bacaannya.”

Namun Rasulullah ﷺ tetap bersabda:

“Perintahkan Abu Bakar agar ia menjadi imam bagi manusia.”

Akhirnya Abu Bakar berdiri di depan kaum muslimin sebagai imam.

Ketika ia membaca Al-Qur’an dalam shalat, suaranya sering terhenti karena tangis.

Dadanya bergetar.

Namun justru tangisan itu membuat shalat menjadi sangat khusyuk.

Orang-orang yang berada di belakangnya merasakan kedalaman iman yang terpancar dari hatinya.

________________________________________

•> Tangisan yang Lahir dari Cinta kepada Allah

Mengapa Abu Bakar begitu mudah menangis?

Karena hatinya benar-benar hidup dengan Al-Qur’an.

Ketika ia mendengar ayat tentang surga, hatinya dipenuhi harapan.

Ketika ia mendengar ayat tentang neraka, hatinya dipenuhi rasa takut.

Ketika ia mendengar ayat tentang rahmat Allah, hatinya dipenuhi syukur.

Bagi Abu Bakar, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan.

Al-Qur’an adalah pesan langsung dari Allah yang berbicara kepada hatinya.

________________________________________

•> Pelajaran Besar dari Tangisan Abu Bakar

Kisah tangisan Abu Bakar as-Siddiq mengajarkan bahwa kekuatan iman tidak selalu terlihat dari kekuatan fisik.

Kadang justru terlihat dari kelembutan hati.

Orang yang benar-benar mengenal Allah tidak akan memiliki hati yang keras.

Ia akan mudah tersentuh oleh ayat-ayat Al-Qur’an.

Sebagaimana firman Allah bahwa orang-orang beriman adalah mereka yang bergetar hatinya ketika nama Allah disebut.

Dan Abu Bakar adalah contoh nyata dari hati yang hidup itu.

---

*QS Al-Anfal: 2*

"إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ"

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, maka gemetar hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya, maka bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal."

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.